10 Hadiah Ini Yang Bikin Melongo Dalam Sejarah Turnamen E-Sports

10 Hadiah Ini Yang Bikin Melongo Dalam Sejarah Turnamen E-Sports

10 Hadiah Ini Yang Bikin Melongo Dalam Sejarah Turnamen E-Sports – Dari sekadar permainan yang menjadi hobi bagi sebagian orang, Electronic Sports (E Sports) kini berkembang semakin pesat hingga akhirnya dipertandingkan di Asian Games 2018 beberapa waktu lalu. Nomor-nomor E-Sports ini pun kini dianggap sebagai salah satu cara mendapatkan prestasi, gengsi dan juga materi.

Wow, Inilah 10 Hadiah Yang Bikin Melongo Dalam Sejarah Turnamen E-Sports

Hal itu berlatar fakta E-Sports telah melakoni ekspansi yang berujung popularitas tinggi. Walhasil, banyak investor yang memberikan atensi terhadap kegiatan atau event dan para atlet E-Sports.

Kini, saban tahun, terdapat jutaan pemirsa yang menyaksikan serunya nomor-nomor E-Sports. Apalagi kini E-Sports sudah menjadi bagian dari multievent seperti Asian Games 2018, dan punya kans mendapat medali pada Olimpiade 2024.

Bukti lain, magnet E-Sports membuat beberapa pesohor ikut membentuk tim. Sebut saja beberapa mantan dan atlet basket NBA; Magic Johnson, Shaquille O’Neil, Jeremy Lin, sampai Rick Fox. Ada juga DJ Steve Aoki (AS), yang punya tim profesional E-Sports; Rogue Gaming.

Walhasil, satu di antara yang menonjol dari perhelatan E-Sports adalah besaran hadiah bagi atlet yang berprestasi. Keberadaan turnamen internasional membuat semuanya berubah, dari nilai hadiah 1,6 juta dolar AS pada 2011, menjadi ratusan miliar rupiah.

Berikut ini beberapa contoh besaran hadiah turnamen E-Sports yang paling menonjol:

The Frankfurt Major 2015 (Rp36 miliar)

Hadiah: 3 juta dolar atau sekitar Rp36 miliar

Jenis: Dota 2

Frankfurt Major menjadi satu di antara penyedia hadiah terbesar untuk versi Dota 2. Pada 2015, panitia menyediakan hadiah sebesar 3 juta dolar AS atau sekitar Rp36 miliar, dengan kurs waktu itu sekitar Rp12 ribu per dolar AS.

Perhelatan akbar tersebut terselenggara di Festhalle Messe, Frankfurt, Jerman. Sebanyak 16 tim ikut berkompetisi dari 19 negara. Hasilnya, tim OG keluar sebagai pemenang setelah meraih 7 kemenangan beruntun melalui fase lower bracket.

Pada babak final, OG menaklukkan Team Secret dengan ‘skor’ 3-1, sekaligus membawa hadiah utama sebesar 1,11 juta dolar AS atau lebih dari Rp12 miliar. Sementara itu, Team Secret mendapat hadiah 405 ribu dolar AS dan posisi ketiga, tim EG alias Evil Geniuses yang berhak atas hadiah 315 ribu dolar AS.

The Boston Major 2016 (Rp39 miliar)

Hadiah: 3 juta dolar AS atau sekitar Rp39 miliar

Jenis: Dota 2

Event Boston Major berlangsung di Teater Wang, Boston Massachusetts, AS. Terdapat tim yang mewakili 20 negara. OG menjadi sang pemenang, yang membuat mereka mengoleksi gelar ke-3 dalam kategori major.

Tim yang berasal dari kawasan Eropa ini membawa pulang hadiah sebesar 1 juta dolar AS. Kejutan terjadi di arena ini, setelah tim non-unggulan asal Yunani, Ad Finem, mampu melaju ke babak final. Tim ini mendapat hadiah 500 ribu dolar AS, disusul tim Digital Chaos dan Evil Geniuses, yang masing-masing membawa pulang 250 ribu dolar AS.

Dota 2 Asia Championships 2015 (Rp40 miliar)

Hadiah: 3.057.519 dolar AS atau sekitar Rp40 miliar

Jenis: Dota 2

Turnamen edisi 2015 ini menjadi satu di antara tonggak bergelimangnya hadiah di level Dota 2. Turnamen kali ini berada di Shanghai, China. Tim Evil Geniuses tampil menjadi yang terbaik, dan berhak atas hadiah sebesar 1,28 juta dolar AS, atau lebih dari Rp15 miliar.

Kejuaraan Dunia League of Legends 2017 (Rp65 miliar)

Hadiah: 4.946.969 dolar AS atau sekitar Rp65 miliar

Jenis: League of Legends (LoL)

Kali ini stadion senam Wuhan, China menjadi tuan rumah kejuaraan dunia LoL. Selain itu, Guangzhou, Shanghai dan Bird’s Nest menjadi rangkaian dari babak perempat final, semifinal sampai final.

Pada babak final di Bird’s Nest, Beijing, tim Samsung Galaxy menjadi pemenangn, dan berhak atas hadiah sebesar 1,85 juta dolar AS atau sekitar Rp23,4 miliar. Peringkat kedua diraih tim SK Telecom, yang mendapat hadiah 667 ribu dolar AS. Sementara itu, dua tim lain yang berstatus peringkat 3 dan 4, Royal Never Give Up dan KAMI, mendapat hadiah sebesar 346 ribu dolar AS.

Kejuaraan Dunia League of Legends 2016 (Rp70 miliar)

Hadiah: 5,070 juta dolar AS atau sekitar Rp70 miliar

Jenis: League of Legends (LoL)

Kali pertama dalam sejarah LoL hadiah menembus angka 5 juta dolar. Lokasi event di Amerika Serikat (AS) menjadi alasan tersendiri. Beberapa venue menjadi tuan rumah, seperti Auditorium Bill Graham di California menyelenggarakan fase grup.

Lalu Teater Chicago menyelenggarakan perempat final. Madison Square Garden yang bersejarah menjadi tuan rumah Semifinal. Sementara itu, Stadion Staples Center di Los Angeles menjadi tuan rumah seri final.

SK Telecom menjadi pemenang dan berhak membawa pulang hadiah 2,028 juta dolar AS atau sekitar Rp 27 miliar. Sementara itu, tim Samsung Galaxy yang menjadi runner-up memeroleh 760.500 dolar AS. ROX Tigers dan H2k Gaming, yang berstatus semifinalis, membawa hadiah 380.250 dolar AS.

The International 2014 (Rp130 miliar)

Hadiah: 10.923.977 atau sekitar Rp 130 miliar)

Jenis: Dota 2

Satu di antara ajang terakbar yang sangat kompetitif. Kali pertama penyelenggara menyiapkan hadiah lebih dari 10 juta dolar AS. Para peserta tergolong sangat berkualitas, dan menjadi ‘piala dunia’ Dota 2.

Seattle, AS, menjadi tuan rumah, tepatnya di Key Arena. Total ada 16 tim, dan yang menjadi jawaran adalah tim China Newbee Gaming. Sang juara meraih hadiah 5,025 juta dolar AS atau sekitar Rp67 miliar. Vici Gaming berada di peringkat kedua dengan hadiah 1,47 juta dolar AS, dan Evil Geniuses harus puas di urutan ketiga dengan hadiah 1,377 juta dolar AS.

The International 2015 (Rp234 miliar)

Hadiah: 18.429.613 dolar AS atau sekitar Rp234 miliar

Jenis: Dota 2

Event ini mulai berlangsung pada 16 Mei 2015 dengan melakoni sesi kualifikasi terbuka. Setelah itu, kualifikasi regional berlangsung sengit, dan puncaknya terjadi pada 8 Agustus 2015.

Key Arena di kota Seattle, yang berisi 17 ribu penonton, menjadi saksi keberhasilan tim Evil Geniuses menjadi jawara. Mereka berhasil membawa pulang hadiah sebesar 6,634 juta dolar atau sekitar Rp89,1 miliar. CDEC Gaming dan LGD Gaming, berada di posisi ke-2 dan ke-3. Mereka masing-masing membawa pulang 2,85 juta dolar AS dan 2,211 juta dolar AS.

The Internasional 2016 (Rp280 miliar)

Hadiah: 20,77 juta dolar AS atau sekitar Rp280 miliar

Jenis: Dota 2

Key Arena, Seattle, AS, menjadi arean favorit bagi Dota 2. Kali ini, dengan jumlah hadiah mencapai Rp280 miliar, kejutan besar terjadi di sana. Tim non-unggulan, Wings Gaming, menjadi pemenang dan berhak atas hadiah 9,2 juta dolar AS atau lebih dari Rp124,2 miliar.

The International 2017 (Rp340,86 miliar)

Hadiah: 24.787.916 dolar AS

Jenis: Dota 2

Pada T17, sebanyak 18 tim ikut ambil bagian, dengan keberadaan atlet mewakili 25 negara. Hasilnya, Liquid menjadi jawara dengan hadiah sebesar 10,8 juta dolar AS atau lebih dari Rp137 miliar. Newbee berada di posisi ke-2, dan berhak atas hadiah 3,95 juta dolar AS. Tim LGD Forever Young menjadi peringkat 3 dengan hadiah 2,6 juta dolar AS.

The Internasional 2018 (Rp367,2 miliar)

Hadiah: 25.532.177 dolar AS atau sekitar Rp367,2 miliar)

Jenis: Dota 2

Level hadiah di turnamen kali ini menjadi rekor dunia. Final berlangsung pada 25 Agustus 2018 di Rogers Arena, Vancouver. Tim OG atau Orgless Gaming menjadi pemenang setelah mengalahkan PSGLGD Gaming dengan kedudukan 3-2.

Tim OG berhak membawa pulang hadiah sebesar 11,23 juta dolar atau lebih dari Rp156,8 miliar. Sementara sang runner-up mendapat hadiah 4,085 juta dolar AS. Tim Evil Geniuses menjadi peringkat 3, dan berhak atas hadiah 2,68 juta dolar AS.

BANDAR BOLA SBOBET ONLINE
AGEN BOLA TERPECAYA INDONESIA
JUDI POKER ONLINE TERPECAYA
NONTON BIOSKOP DISINI SAJA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *